"Kita tidak ingin menguasai Jawa Timur. Kita ingin membangun Jawa Timur, maka kita pastikan Wakil Gubernur atau yang mewakili Gus Ipul bukan dari PKB," kata Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar kepada wartawan di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Selasa (30/5/2017) malam.
Ia mengatakan, melihat dinamika politik di Jatim. Pihaknya ingin mengajak seluruh kekuatan partai politik di Jatim bersama-sama membangun Jawa Timur demi kemaslahatan masyarakat Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kursi anggota DPRD Jatim 100 terdiri dari PKB (20), PDIP (19 kursi), Gerindra (13), Demokrat (13), Golkar (11), PAN (7), PKS (6), PPP (5) NasDem (4) dan Hanura (2).
Apakah PKB akan berkomunikasi dan berkoalisi dengan partai-partai lain, yang memiliki suara banyak.
"Tidak ada pemilihan partai seperti ini itu. Pokoknya semua partai tidak keberatan kita hadir, kita silaturahmi dan pasti datang," tandasnya.
PKB berusaha menggandeng partai lain sebanyak-banyak untuk berkoalisi. Apakah upaya tersebut akan memunculkan calon tunggal pada Pilgub 2018 mendatang.
"Bisa saja mengarah ke calon tunggal, dan itu tidak dilarang oleh undang-undang. Ketika representasi politik masyarakat Jawa Timur menghendaki seperti itu. Siapa yang bisa menolak. Tapi ketika reprsentasi politik menghendaki yang lain, siapa yang bisa melarangnya," jelasnya. (roi/rvk)











































