Berdasarkan siaran pers yang dikutip detikcom dari akun resmi Facebook MRT, Selasa (30/5/2017), rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mengakomodasi pembangunan pintu masuk Stasiun Bundaran HI.
"Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di Jalan Thamrin dilakukan untuk mengakomodasi pembangunan pintu masuk (entrance) stasiun di sisi timur Stasiun Bundaran HI," tulis Corporate Secretary Division Head Tubagus Hikmatulloh.
Pergeseran lajur ini akan berlangsung selama satu tahun, dari 31 Mei 2017 hingga 31 Mei 2018. Pergeseran lajur kendaraan ini akan terjadi ke area median Jalan Thamrin. Sedangkan area kerja bergeser ke sisi timur stasiun.
PT MRT juga mengimbau masyarakat tetap mematuhi rambu-rambu lintas dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan.
"PT MRT Jakarta mengimbau kepada para pengguna jalan dan angkutan umum agar mematuhi rambu-rambu dan juga mengikuti petunjuk petugas di lapangan," ujar Tubagus.
Sementara itu, progres pembangunan proyek MRT Jakarta hingga 30 April 2017 secara keseluruhan telah mencapai 71,39 persen dengan rincian 57,52 persen untuk pekerjaan depo dan struktur layang serta 85,39 persen untuk pekerjaan struktur bawah tanah. (knv/rvk)











































