Kata Tim Jaguar Soal Pembubaran Aksi Sweeping Geng Motor oleh FPI

Kata Tim Jaguar Soal Pembubaran Aksi Sweeping Geng Motor oleh FPI

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 30 Mei 2017 15:11 WIB
Kata Tim Jaguar Soal Pembubaran Aksi Sweeping Geng Motor oleh FPI
Foto: Tim Jaguar Polresta Depok. (Mei Amelia/detikcom)
Depok - Massa Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi sweeping di Kota Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Massa berdalih sweeping tersebut untuk membubarkan geng motor yang meresahkan warga.

Namun kemudian, aksi sweeping yang dilakukan oleh FPI ini dibubarkan Tim Jaguar Polresta Depok. Rekaman video saat Ketua Tim Jaguar Iptu Winam Agus membubarkan massa FPI, Rabu (24/5) malam lalu itu viral di media sosial. Pembubaran massa FPI oleh polisi itu pun disoal oleh warganet.

"Mereka tidak berhak melakukan kegiatan sweeping. Kewenangan itu ada sama polisi," ujar Winam saat ditemui detikcom di kantornya Mapolresta Depok, Jl Margonda Raya, Depok, Selasa (30/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Winam mengatakan, masyarakat boleh berpartisipasi dalam ikut menjaga situasi kamtibmas. Tapi, masyaakat tidak diperbolehkan melakukan tindakan penghakimam di jalanan.

"Kalau Anda mau berpartisipasi, cukup amankan di mana Anda berada. Kalau Anda mau lebih berpartisipasi ya silakan hubungi kami, atau gunakan 'panic button', kan di sini kan ada aplikasi Halopolisi," lanjutnya.

Ketua Tim Jaguar, Iptu Winam AgusKetua Tim Jaguar, Iptu Winam Agus Foto: Mei Amelia/detikcom


Menurutnya, pihaknya membubarkan ormas FPI dalam aksi sweeping geng motor itu semata-mata agar tidak menimbulkan gangguan kamtibmas lainnya yang justru dapat memperkeruh situasi. Yang dikhawatirkan, bila ormas melakukan aksi sweeping dengan sewenang-wenang justru dapat berpotensi menimbulkan tindak pidana lainnya.

"Kalau nanti mereka malah ribut sama geng motor, bacok-bacokan begitu, bagaimana?," imbuhnya.

Winam mengimbau masyarakat menggunakan aplikasi Halopolisi, sehingga bisa dengan cepat mendapatkan bantuan polisi ketika mengetahui ada suatu gangguan kamtibmas di lingkungannya. Tim Jaguar akan datang ke lokasi di mana warga membutuhkan bantuan.

"Kami stand by terus selama 24 jam, kami siap hadir ketika masyarakat butuh bantuan kami," ungkapnya.

Sementara itu, Winam mengatakan tidak ada geng motor di wilayah hukum Depok. Ia meminta masyarakat untuk tidak cemas, sebab Tim Jaguar akan terus melakukan patroli setiap malam.

"Itu kan massa FPI dari Jaksel bukan dari Depok juga. Di Depok itu tidak ada geng motor, yang ada hanya sekelompok anak nongkrong kemudian membawa senjata tajam, itu memang ada. Tapi kalau dikatakan geng motor itu seperti apa sih klasifikasinya?. Kita patroli terus setiap malam, enggak ada bosannya kita patroli dari ujing ke ujung lagi," tuturnya. (mei/idh)


Berita Terkait