"Di tangan sebelah kanan tertulis 3707, yang merupakan lokasi tinggalnya. Kemudian ada surat di saku celana sebelah kanan, yang tertulis nomor telepon sopir, orang tua, dan pesan 'Sorry All. Bye bye," kata Kapolsek Kembangan Kompol Supriadi kepada wartawan di Mapolsek Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (30/5/2017).
Saat Reskrim Polsek Kembangan bersama Polres Jakarta Barat melakukan oleh TKP, apartemen milik korban terkunci dari dalam. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan yang ditemukan dalam tubuh korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bangun mengatakan, dari pesan yang coba disampaikan, diduga dia memang berniat untuk bunuh diri karena sedang ada masalah.
"Saat kita hubungi sopirnya, supir mengatakan hari ini dia ada sidang kasus harta gono-gini dengan mantan suaminya," ucap Bangun.
Saat ini, Polisi sedang memanggil saksi-saksi dan keluarga korban untuk dimintai keterangan. Korban dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk autopsi. (aik/idh)










































