"Dalam dua hari terakhir kami konsentrasi pada keselamatan dan keamanan karena di simpul transportasi sudah ada teror bom. Halte Kampung Melayu adalah simpul transportasi, kami fokus ke simpul transportasi udara," kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso, di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (28/5/2017).
Dia menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait pengamanan bandara selama mudik nanti. Aparat kepolisian dan keamanan bandara ikut dilibatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya pengamanan berlapis juga diterapkan untuk mencegah terjadinya ancaman teror di tower bandara. Tower dianggap salah satu objek vital yang rawan ancaman terorisme.
"Untuk pengamanan ada dua lapis di tower, karen teroris jika menguasai tower maka bisa memerintahkan pilot," pungkasnya. (abw/dnu)











































