Jadi Persinggahan Teroris, Bupati Garut akan Perketat Izin Indekos

Jadi Persinggahan Teroris, Bupati Garut akan Perketat Izin Indekos

Hakim Gani - detikNews
Minggu, 28 Mei 2017 18:55 WIB
Jadi Persinggahan Teroris, Bupati Garut akan Perketat Izin Indekos
Foto: Bupati Garut (Hakim-detikcom)
Garut - Bupati Garut Rudy Gunawan mengaku terkejut, ketika mendengar kabar bahwa salah seorang pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu, lalu sempat tinggal di wilayahnya. Dia akan meningkatkan pengawasan bagi warga pendatang.

"Jujur saya kaget, kalau Ahmad Syukri (Pelaku bom bunuh diri) itu pernah tinggal di Garut," kata Rudy kepada wartawan setelah menghadiri acara sponsor di Pendopo Garut, Jalan Dewi Sartika Minggu (28/5/2017).

Sebagai tindak lanjut dari hal tersebut, Rudy mengaku pihaknya kini akan lebih memperketat pengawasan dan perizinan bagi para pendatang dari luar kota yang ingin tinggal di wilayah Garut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah saya perintahkan ke setiap camat untuk melakukan imbauan dan pengawasan ke setiap rumah kontrakan dan indekos. Kita sebelumnya kesulitan dalam mendeteksi, karena yang seperti mereka itu tinggal di rumah-rumah yang tersembunyi," ungkap Rudy.

Namun, Rudy mengimbau kepada seluruh warganya agar tidak terpengaruh oleh isu tersebut. "Untuk masyarakat, silahkan beraktivitas seperti biasa, kondusifitas di Garut ini tetap terjaga. Tetap bantu awasi, jika ada yang mencurigakan segera lapor petugas," pungkas Rudy.

Pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu Rabu (24/5) lalu, Ahmad Syukri diketahui tinggal di Garut sebelum melancarkan aksinya. Diketahui, Ahmad tinggal selama empat bulan bersama istri dan anaknya di sebuah rumah kontrakan di Wilayah Kampung Cempaka, Kelurahan Lebak Jaya, Karangpawitan Garut. (rvk/rvk)


Berita Terkait