Petugas Satpol PP merazia sebuah toko minuman keras di Jalan Sentek, Ciracas, Jakarta Timur. Pemilik toko, Napa Pasaribu tidak terima dan melawan petugas pakai pedang.
"Jadi yang bersangkutan ini tidak terima mau kita razia, lalu ngamuk-ngamuk dan mengeluarkan pedang," ujar Kasatpol PP Kecamatan Ciracas Humala Pasaribu kepada detikcom, Jumat (26/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia kedoknya jualan gas elpiji ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram, tetapi di dalamnya jualan miras seperti Vodka, Mansion dan lain-lain," sambungnya.
Tidak terima atas razia tersebut, Napa kemudian mengamuk. Dia juga meminta Satpol PP untuk menunjukkan surat tugas dan memprotes razia karena tidak melakukan pemberitahuan terlebih dahulu.
"Ya namanya razia, masa memberitahu dulu, yang ada nanti malah diumpetin pula itu mirasnya," cetusnya.
|
Tak sampai situ saja, Nap juga mengeluarkan pedang panjang. Ia lalu memecahkan minuman keras miliknya itu dengan pedangnya tersebut.
"Saya pecahin ini...pokoknya saya pecahin ini. Terserah saya, daripada kalian bawa (botol miras) ini mending saya pecahin di sini," teriak Napa sambil memegang pedang yang kemudian diamankan oleh Garnisun.
Untung saja Napa tidak sampai membacok petugas Satpol PP dengan pedangnya tersebut.
"Dibacok-bacokin itu mirasnya. Untungnya kita bawa Garnisun, jadi Garnisun yang menenangkan yang bersangkutan," ungkapnya.
Pemilik toko melawan saat petugas Satpol PP melakukan razia miras. Barang bukti pedang diamankan petugas Foto: Istimewa |
Petugas Garnisun kemudian mengamankan pedang yang dipegang Napa karena dikhawatirkan dapat melukai petugas. Setelah sempat bersitegang, petugas Satpol PP akhirnya menyita puluhan kardus miras di toko tersebut.
Menurut Humala, toko tersebut sudah berjualan miras sejak bertahun-tahun. Warga sekitar juga sudah resah dengan aktivitas jual-beli miras di toko tersebut.
(mei/fdn)












































Pemilik toko melawan saat petugas Satpol PP melakukan razia miras
Pemilik toko melawan saat petugas Satpol PP melakukan razia miras. Barang bukti pedang diamankan petugas Foto: Istimewa