Salah satu lokasi mengatasi banjir rob berada di Kecamatan Genuk tepatnya di Kali Sringin Lama dan Baru. Pembendungan dilakukan sebagai langkah awal menangani banjir rob yang sering luber ke Jalan Pantura Terboyo maupun Kaligawe.
Menjelang Ramadan dan sebelum arus mudik, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meninjau lokasi tersebut untuk memastikan rob dan banjir tidak terjadi. Meski jalan berhasil kering dari air, namun Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu menegaskan pembendungan baru langkah awal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya lain yang dimaksud antara lain menambah ketinggian parapet di Kali Tenggang sepanjang Pantura Terboyo-Kaligawe, kemudian penutupan Kali Tenggang, penambahan pompa untuk menyedot air ke muara sungai.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana, Ruhban Ruzziyanto yang ikut mendampingi Hendi mengatakan tahun ini akan dikucurkan dana Rp 29 miliar untuk upaya-upaya tersebut.
"Lima pompa dengan kapasitas 2 meter kubik per detik juga disiapkan di masing-masing sungai yang ditutup. Kemudian 10 pompa dengan ukuran 50 sampai 500 liter per detik disiapkan di sepanjang Jalan Pantura - Kaligawe untuk mengantisipasi genangan," jelas Ruhban.
Dari catatan Pemkot Semarang, penanganan banjir dan rob mulai membuahkan hasil karena pada tahun 2011 luas genangan sebesar 3.100 hektar dan pada tahun 2016 berkurang menjadi 2.600 hektar. (alg/ega)










































