Gara-gara Rokok, Pabrik Pengolahan Limbah di Bogor Terbakar

Gara-gara Rokok, Pabrik Pengolahan Limbah di Bogor Terbakar

Farhan - detikNews
Jumat, 26 Mei 2017 19:27 WIB
Gara-gara Rokok, Pabrik Pengolahan Limbah di Bogor Terbakar
Foto: Kebakaran pabrik di Bogor (Farhan-detikcom)
Bogor - Pabrik pengolahan limbah plastik yang berlokasi di Jalan Taya Soleh Iskandar, Kelurahan Kedungbadak, Tanah Sareal, Kota Bogor, terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta Rupiah.

"Sementara ini diduga kebakaran terjadi karena percikan rokok pegawai yang menyambar ke botol bekas parfum. Kemudian api membesar dan membakar seluruh bangunan. Tidak ada korban jiwa atau luka" kata Kabid Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Marse Hendra Saputra saat ditemui di lokasi kebakaran, Jum'at (26/5/217).

Sementara itu, Asep Churasani , warga sekitar menyebut, kebakaran terjadi sekitar pukul 16:30 WIB. "Awalnya ada ledakan, saya cek, pas lihat ada api. Apinya langsung membesar," katanya saat ditemui di lokasi kebakaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyaknya bahan bangunan dan barang yang mudah terbakar, membuat api dengan mudah membesar dan menjalar ke seluruh bangunan pabrik.


"Ini pabrik pengolahan limbah. Jadi banyak sampah plastik dan segala macamnya, jadi api cepat besar dan menjalar," sambung Asep.

Kebakaran yang menghanguskan seluruh bangunan tersebut, kata Asep, terjadi ketika para pegawai di pabrik pengolahan limbah tersebut sedang bekerja. "Pas saya datang, api masih kecil. Tapi disini hampir enggaK ada upaya pemadaman. Semua cuma lihat kaya orang kebingunan," terang Asep.

Api yang terus membesar itu, kemudian menjalar dan menghanguskan alat dan bangunan pabrik. "Saya dengar banyak ledakan, lebih dari lima kali. Pokonya banyak itu ledakan," kata Sunandar, warga lainnya yang ditemui di lokasi.

Untuk melakukan pemadaman, sebanyak 11 unit pemadam kebakaran dari Kota dan Kabupaten Bogor didatangkan ke lokasi. Dibantu warga, akhirnya api yang terus menjalar berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Arus lalulintas di sekitar lokasi sempat ditutup untuk proses pemadaman. Akibatnya, kemacetan parah tidak bisa Dihindari. (rvk/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads