Pasca Operasi, Radang di Mata Kiri Novel Berkurang

Pasca Operasi, Radang di Mata Kiri Novel Berkurang

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Jumat, 26 Mei 2017 19:07 WIB
Pasca Operasi, Radang di Mata Kiri Novel Berkurang
Novel saat jalani perawatan/ Foto: Dokumentasi Biro Humas KPK
Jakarta - Kondisi mata penyidik senior KPK Novel Baswedan menunjukkan perkembangan cukup baik. Peradangan pada mata kiri Novel, kini berangsur berkurang.

"Terihat mata kiri dalam keadaan stabil, peradangan semakin berkurang. Hal itu terlihat dari cairan yang menggenang semakin sedikit," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (26/5/2017).

"Jumlah kalsium pada mata juga berkurang. Ini bisa diamati dari warna putih seperti kaput di tengah kornea semakin mengecil," tuturnya menambahkan.

Hasil tersebut diperoleh dari foto kondisi mata Novel. Sementara itu kondisi mata kanannya cukup baik.

Berkurangnya peradangan dinilai sebagai respons positif mata terhadap obat yang diberikan kemarin. Pemberian obat ini akan dilanjutkan. Selain foto kondisi mata, dokter juga melakukan tes membaca huruf dan angka serta tes tekanan mata.

"Kemampuan membaca masih sama seperti kemarin, sedangkan tekanan mata normal (kanan: 10, kiri:19)," sebut Febri.

Menjelang bulan Ramadan, Novel juga sempat mengucapkan selamat. Tak lupa ia menitipkan harapan soal kasusnya.

"Novel Baswedan menyampaikan Selamat Menunaikan Ibadah Ramadhan, semoga kebenaran dapat terungkap dan keteguhan hati kita semakin membawa bangsa ini lebih baik," ucap Febri menirukan.

Dokter memperbolehkan Novel menjalankan ibadah selama bulan puasa. Namun beberapa teknis ibadah seperti posisi bersujud, disarankan untuk berhati-hati, bahkan menghindari.

"Karena ada resiko contact lens yang dipasang di atas membran dari plasenta bayi di operasi sebelumnya rentan lepas," tutup Febri.

Hari ke-45 pasca teror air keras terhadap Novel, polisi belum mengadakan koordinasi terkait penyelidikan kasus kepada KPK. Walau sudah empat nama yang diperiksa sebelumnya, yaitu M, H, AL, dan Mico, namun keempatnya dilepaskan dengan alasan tidak cukup bukti. Miryam S Haryani juga sempat disebut telah diperiksa terkait hal ini, namun hasilnya negatif.

Novel diserang setelah menunaikan salat subuh di Masjid Al-Ihsan, Selasa (11/4), di dekat kediamannya, Jalan Deposito T Nomor 8, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Novel kemudian menjalani operasi mata di rumah sakit di Singapura pada Kamis (18/5) karena penglihatannya tak kunjung membaik. (nif/rvk)


Berita Terkait