Jokowi dan JK Beda Pilihan di Pilgub, Zulkifli Hasan: Itu Lumrah

Jokowi dan JK Beda Pilihan di Pilgub, Zulkifli Hasan: Itu Lumrah

Hary Lukita Wardani - detikNews
Jumat, 26 Mei 2017 18:27 WIB
Jokowi dan JK Beda Pilihan di Pilgub, Zulkifli Hasan: Itu Lumrah
Ketum PAN Zulkifli Hasan (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan perbedaan pilihan antara Presiden Joko Widodo dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Pilgub DKI adalah hal yang lumrah. Menurut dia JK mempunyai hak untuk memilih siapa yang didukungnya.

"Tidak masalah, saya saja mendukung Anies tidak apa-apa. Waktu di Aceh PDIP dukung yang menang saya dukung yang kalah ya tidak apa-apa," ujar Zulkifli Hasan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (26/5/2017).

Menurut dia hal tersebut bisa saja terjadi dalam politik. Meski berada dalam satu koalisi pemerintahan, perbedaan pilihan saat Pilkada bisa saja terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasa dong (berbeda pendapat) kan macam-macam, di mana-mana beda. Koalisi enggak koalisi kan bukan soal itu. Tapi soal mendukung kebijakan pemerintah," kata Zulkifli yang juga menjabat sebagai Ketua MPR RI.

Zulkifli menjelaskan, JK memiliki hak untuk memilih siapa yang didukungnya. Dia pun meminta pembahasan soal perbedaan pilihan Jokowi dengan JK itu tidak dilanjutkan.

"Pak JK kan punya hak dong. Tapi saya kira sudah cukuplah yang bahas soal itu. Kita harus segera akhiri. Ini umat Islam merasa disudutkan, umat Kristen, Hindu, Budha juga merasa disudutkan. Umat yang lain juga merasa disakiti. Ini bagaimana, kita ini keluarga besar kok saling menyakiti. Yang nyakiti hoax itu, yang diuntungkan enggak ada," terangnya.

"Pilkada sudah selesai sudah setop gitu loh, Enggak ada yang diuntungkan. Yang di sini merasa disakiti. Yang di sana merasa disakiti. Buat apa? Kita kan keluarga bersaudara, bersatu yang paling utama. Oleh karena itu ini kita akhiri," tuturnya. (lkw/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads