"Sejauh ini kita sudah siap sekitar 80 persen," ujar Budi di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (26/5/2017).
Pernyataan itu, ia sampaikan usai menggelar video conference bersama Unit Pelaksana Tugas Kemenhub di sejumlah daerah untuk mengecek persiapan lebaran tahun ini. Budi mengatakan meski koordinasi itu dilakukan secara komunikasi lisan, dia yakin pihaknya sudah siap menyambut mudik Lebaran 2017 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi mengingatkan yang perlu diperhatikan dan terus ditingkatkan soal pengamanan. Untuk itu, dia menyarankan agar sejumlah titik krusial mendapatkan pengamanan ekstra, salah satunya dengan mengadakan pengamanan tertutup.
"Tadi seperti yang sudah saya sampaikan, kalau pengamanan terbuka itu seperti bapak-bapak Polri dan TNI mengecek menggunakan seragam dinas. Tapi untuk mengcover pengamanan lebih kita usulkan supaya TNI dan Polri juga bisa adakan pengamanan tertutup," katanya.
"Agar lebih leluasa bisa mengamati di lapangan. Misalnya dengan menggunakan baju bebas (tidak menggunakan seragam), supaya bisa mengamati jika ada yang mencurigakan bisa langsung diidentifikasi," tambahnya.
Budi menambahkan ia juga akan meninjau persiapan mudik Ramadan 2017 beberapa daerah di luar Jawa. Tujuannya, tidak lain adalah untuk mengoptimalkan persiapan yang dilakukan.
"Ada beberapa daerah di luar Jawa yang akan kita cek yaiu Balikpapan dan Batam. Selain itu juga ada 6-8 tempat-tempat yang tadi belum siap, untuk melakukan komunikasi dengan kita yang akan kita lakukan pengecekan lebih jauh," tuturnya.
(hld/ams)










































