Jaksa Agung: RUU Antiterorisme Sudah Sangat Mendesak

Jaksa Agung: RUU Antiterorisme Sudah Sangat Mendesak

Yulida Medistiara - detikNews
Jumat, 26 Mei 2017 14:21 WIB
Jaksa Agung: RUU Antiterorisme Sudah Sangat Mendesak
Jaksa Agung / Foto: Ari Saputra
Jakarta - Setelah ledakan bom di Kampung Melayu, Presiden Joko Widodo mendesak agar RUU Antiterorisme segera selesai dibahas oleh pemerintah dan DPR. Jaksa Agung menilai revisi tersebut sangat mendesak agar dapat mengantisipasi tindakan terorisme.

"Nah ini satu bukti sebenarnya sudah sangat mendesak sekali untuk dilakukan revisi UU Antiterorisme karena selama ini UU kita belum memadai. Oleh karena itu orang bebas sekali melakukan berbagai macam tindak terorisme di negara kita,"kata Jaksa Agung M Prasetyo, di Kejaksaan Agung, Panglima Polim, Jakarta Selatan, Jumat (26/5/2017).

Prasetyo menilai, pentingnya revisi tersebut agar aparat keamanan bisa langsung menindak dan mencegah tindakan terorisme. Jika nanti revisi tersebut sudah selesai, aparat keamanan seperti kepolisian dan kejaksaan memiliki landasan hukum yang kuat untuk menindak atau pun mengantisipasi adanya serangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penuntut pun selalu mengacu pada undang-undang dong karena kita tidak bisa menegakkan hukum di luar hukum, kalau hakim dia bisa menciptakan hukum baru, kalau jaksa, polisi tidak bisa dia sepenuhnya harus mengacu ke UU yang ada apapun kondisinya. Itu yang kita usulkan supaya UU anti terorisme di revisi supaya tidak ada perbuatan atau tindakan yang menimbulkan akibat,"ujarnya.

Sebelumnya, permintaan Jokowi untuk merampungkan UU Antiterorisme disampaikan saat ia mendatangi lokasi bom di sekitar halte busway Kampung Melayu. UU tersebut diharapkan memudahkan aparat penegak hukum untuk menindak dan mencegah tindak pidana terorisme.

"Kita ingin pemerintah segera menyelesaikan Undang-undang Antiterorisme sehingga akan memudahkan aparat penegak hukum untuk menindak, utamanya dalam pencegahan," kata Jokowi, Kamis (25/5) malam.


(yld/imk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads