"Nah kita memang sangat berharap, mudah-mudahan bisa bersama-sama," kata Menag Lukman Hakim Saifuddin, kepada wartawan, Jumat (26/5/2017).
Sebelum sidang isbat dimulai, terlebih dahulu Badan Hisab dan Rukyat Kemenag melaporkan posisi hilal tidak hanya dari seluruh Indonesia tapi juga dari seluruh dunia. Setelah itu barulah dilakukan sidang Isbat bersama para ulama dan pimpinan ormas Islam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selengkapnya, sidang isbat akan dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, perwakilan dari Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama, dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.
(van/erd)











































