Jenazah Imam tiba di rumah duka sekitar pukul 17.00 WIB. Peti mati berselimut kain merah putih langsung digotong menuju Masjid Jami yang berada tak jauh dari rumah duka.
Isak tangis iringi pemakaman (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom) |
Ibu Imam, Ening Wiyati, tampak tak bisa menahan air matanya saat mengiringi jenazah putra sulungnya. Kerabat lainnya pun sempat tersungkur lemas sesaat jenazah tiba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mempersembahkan jasad Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata kepada ibu pertiwi," kata inspektur upacara, Karo SDM Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Edi Murbowo yang diikuti suara tembakan.
Prosesi pemakaman (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom) |
Upacara diakhiri dengan penghormatan terakhir kepada jenazah. Prosesi berakhir pada pukul 18.00 WIB.
Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata sebelumnya merupakan anggota Subdit Kasum Sabhara Polda Metro Jaya. Dia gugur saat bertugas mengamankan jalannya pawai obor yang melewati Terminal Kampung Melayu. Di saat bersamaan terjadi peristiwa bom bunuh diri di lokasi ia bertugas.
Prosesi pemakaman (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom) |












































Isak tangis iringi pemakaman (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Prosesi pemakaman (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Prosesi pemakaman (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)