Polisi menemukan struk pembelian panci di toko swalayan di Padalarang usai bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Polisi akan mengecek toko tersebut dan berharap ada CCTV.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan dalam struk tersebut panci presto dibeli pada 22 Mei 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan semua hal yang berkaitan dengan lokasi ledakan pasti akan diperiksa, termasuk tim kepolisian akan bergerak ke pasar swalayan Padalarang untuk mengecek hal tersebut.
"Semua info yang ada di TKP diuji untuk apakah ini memberikan petunjuk atau tidak apakah bisa jadi barang bukti. Sama seperti Padalarang apakah benar dari Padalarang, pasti kami akan cek ke Padalarang, kami konfirmasi ke orangnya benarkah membeli gotri misalnya," kata Martinus.
Ia berharap di toko swalayan itu ada CCTV nya sehingga bisa memastikan apakah pembelian panci itu benar ada atau tidak.
"Ada ciri-cirinya mudah-mudahan dia, ada CCTV nya . Itu pasti dicek," ujarnya. (aan/dhn)










































