"Diperkirakan di dalam, diperkirakan ransel," kata Kabag Mitra Biro Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (25/5/2017).
Awi mengaku belum bisa mendeskripsikan apakah kekuatan ledakan bom itu termasuk low atau high explosive. Menurutnya, hasil laboratorium forensik yang nanti dapat menjelaskan tentang hal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Awi juga menyebut bom yang meledak itu diduga mirip jenisnya dengan bom yang meledak di Cicendo, Bandung, pada Februari 2017. Dia juga mengatakan kemungkinan besar bom itu diledakkan oleh para pelaku yang berkaitan dengan jaringan Islamic State of Iran and Syria (ISIS).
Ledakan bom bunuh diri itu terjadi pada Rabu (24/5) malam di sekitar halte busway Kampung Melayu. Bom meledak dua kali pukul 21.00 WIB dan 21.05 WIB.
Akibat ledakan itu, 5 orang tewas di antaranya 3 orang polisi dan 2 orang yang diduga pelaku bom bunuh diri. Selain itu, 10 orang lainnya mengalami luka-luka. (dhn/fjp)











































