Korban Bom Kampung Melayu: Polisi, Sopir Angkot, hingga Mahasiswi

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 25 Mei 2017 13:17 WIB
Polisi saat mengevakuasi jenazah korban bom Kampung Melayu. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Tiga orang menjadi korban tewas dan 11 orang lainnya terluka akibat ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Korban berasal dari berbagai lapisan masyarakat dan profesi.

Identitas korban tewas dan luka dirilis oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/5/2017). Tiga korban tewas merupakan polisi yang sedang bertugas untuk mengawal pawai obor.

Korban tewas adalah Bripda Imam Gilang, Bripda Taufan Tsunami, dan Bripda Ridho Setiawan. Ketiganya mendapat kenaikan pangkat dari Polri menjadi Briptu Anumerta.

Sementara itu, ada 11 korban luka akibat bom di Kampung Melayu. Enam orang di antaranya polisi, sedangkan 5 lainnya warga sipil. Ada sopir Kopaja hingga karyawan dan mahasiswi yang menjadi korban.

Berikut ini nama-nama korban luka yang dirilis Mabes Polri:

1. Bripda Ferri Nurcahya (anggota Unit 1 Peleton 4 Dit Sabhara Polda Metro Jaya) - RS Premier Jatinegara
2. Bripda Yogi Aryo (anggota Unit 1 Peleton 4 Dit Sabhara Polda Metro Jaya) - RS Premier Jatinegara
3. Bripda M Puji (anggota Unit 1 Peleton 4 Dit Sabhara Polda Metro Jaya) - RS Polri
4. Bripda M Al Agung Pangestu (anggota Unit 1 Peleton 4 Dit Sabhara Polda Metro Jaya) - RS Budi Asih
5. Bripda Syukron (anggota Unit 1 Peleton 4 Dit Sabhara Polda Metro Jaya) - RS Hermina
6. Bripda Pandu Dwi Laksono (anggota Unit 1 Peleton 4 Dit Sabhara Polda Metro Jaya) - RS Hermina
7. Agung (sopir Kopaja) - RS Premier Jatinegara
8. Damai (sopir mikrolet) - RS Hermina
9. Tasdik (karyawan BUMN) - RS Budi Asih
10. Susi A Fitriyani (mahasiswi) - RS Budi Asih
11. Jihan (mahasiswi) - RS Premier Jatinegara


(imk/fjp)