Sutiyoso Desak INKA Ikut Proyek Monorel

Sutiyoso Desak INKA Ikut Proyek Monorel

- detikNews
Jumat, 29 Apr 2005 14:48 WIB
Jakarta - Keinginan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso melibatkan PT INKA dalam pembangunan monorel di Jakarta tampaknya tak tertahankan lagi. Tanpa malu-malu dia meminta Wapres merayu INKA."Saya laporan kepada beliau (Wapres Yusuf Kalla) agar INKA disuruh datang ke sini," ungkap Sutiyoso usai bertemu Wapres Yusuf Kalla.Pertemuan dilakukan di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat, (29/4/2005). Peluang INKA (Industri Nasional Kereta Api) dilibatkan dalam pembangunan gerbong monorel, katanya, cukup besar. "Peluang yang saya rintis atau buka sudah ada," katanya. Wapres sendiri diakuinya menyambut positif usulan tersebut. Karena itu, Sutiyoso meminta INKA merespon hal ini. Dia juga mengundang INKA untuk bertemu dengannya.Selain INKA, Sutiyoso juga mendesak konsorsium pembangunan monorel Jakarta yang terdiri dari lima negara, Indonesia, Malaysia, Singapura, Hong Kong dan India untuk segera memutuskan, teknologi mana yang akan digunakan.Saat ini ada lima alternatif teknologi monorel yang bisa diadaptasi dan telah ditawarkan kepada Pemprov DKI Jakarta. Teknologi tersebut berasal dari Cina, Jepang, Korsel, Uni Eropa dan AS.Terkait teknologi tersebut, baru-baru ini Sutiyoso telah berkunjung ke Jepang dan Korsel untuk melihat langsung teknologi monorel dikedua negara itu. Setelah membandingkan teknologi di dua negara tersebut, Sutiyoso cenderung memilik Korsel karena teknologinya dinilai lebih maju, tingkat keamanannya tinggi dan harga terjangkau.Mengenai harga yang diajukan Korsel, Sutiyoso menyatakan, belum diperoleh angka yang pasti. "Kita minta harganya lebih rendah dari yang dulu diajukan oleh Hitachi yakni sebesar 670 juta dolar AS," katanya.Proyek monorel di Jakarta diharapkan bisa dibangun pada tahun 2006 dan selesai tahun 2007. Dengan alat transportasi ini diharapkan pada tahun 2010 Jakarta bebas macet dan polusi udara. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads