Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Setiawan menyerahkan jenazah Bripda Imam ke keluarga dalam upacara militer penghormatan yang digelar di halaman SD Menteng dalam 05, Jalan Supomo, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2017). Lokasi itu tidak jauh dari rumah duka keluarga Imam.
Upacara militer melepas kepergian Bripda Imam. Foto: Heldania Utri Lubis/detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upacara penghormatan terakhir berjalan hikmat. Peti jenazah Bripka Imam diselimuti bendera merah putih.
Bripda Imam akan dimakamkan di Klaten. Foto: Heldania Utri Lubis/detikcom |
Jenazah Bripda Imam selanjutnya dimasukkan ke dalam mobil ambulans untuk diberangkatkan ke Klaten. Suasana duka melepas kepergian Bripda Imam. Ibunda Bripda Imam tidak kuasa menahan tangis. "Semoga arwah almarhum diterima di sisi Tuhan dan keluarga ditabahkan," kata Iwan.
Imam sudah sekitar 4 tahun menjadi Polisi. Pria kelahiran 1992 tersebut bertugas di Satuan Sabhara, Polda Metro Jaya.
Selain Imam, ada 2 anggota Polisi lain yang meninggal dalam peristiwa semalam. Keduanya yakni Ridho Setiawan dan Taufan Tsunami.
(aan/fjp)












































Upacara militer melepas kepergian Bripda Imam. Foto: Heldania Utri Lubis/detikcom
Bripda Imam akan dimakamkan di Klaten. Foto: Heldania Utri Lubis/detikcom