Rusia Tolak Batalkan Penjualan Rudal ke Suriah

Rusia Tolak Batalkan Penjualan Rudal ke Suriah

- detikNews
Jumat, 29 Apr 2005 12:26 WIB
Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin menolak desakan pemerintah Israel untuk membatalkan penjualan rudal Rusia ke Suriah. Ditegaskannya bahwa senjata itu tidak bisa digunakan untuk melawan Israel.Demikian disampaikan Putin dalam kunjungan bersejarahnya ke Israel. "Sistem yang akan kami pasok ke Suriah adalah berjarak pendek dan tidak mendatangkan ancaman apapun bagi wilayah Israel," ujar Putin pada konferensi pers usai pertemuan dengan Presiden Israel Moshe Katsav."Kami mendengarkan benar-benar kekhawatiran Israel, dan kami mempertimbangkan itu," imbuh pemimpin Rusia itu seperti diberitakan situs Aljazeera.com, Jumat (29/4/2005).Israel dan Amerika Serikat telah berulang kali mengungkapkan kekhawatiran mereka akan kesepakatan penjualan senjata Rusia-Suriah. Alasannya, rudal-rudal itu bisa saja jatuh ke tangan kelompok-kelompok pejuang Libanon atau Palestina."Meski langkah-langkah telah diambil oleh presiden Rusia untuk mengurangi bahaya itu, kami rasa ada bahaya senjata-senjata mematikan itu jatuh ke tangan Hezbollah," tutur Presiden Katzav.Namun Putin meyakinkan bahwa rudal-rudal itu tidak akan bisa digunakan secara diam-diam oleh pejuang-pejuang anti-Israel. "Kami tidak berencana melakukan apapun yang akan mengganggu keseimbangan pasukan di wilayah tersebut, tandas Putin. (ita/)


Berita Terkait