Bahkan di Budapest juga ada sekolah Islam. Nur Iskola, namanya. Bertempat di sebuah masjid, anak-anak mempelajari Islam dan Alquran setiap hari Sabtu dan Minggu.
Ada sejumlah kelas, dengan mata pelajaran berbeda. Alquran, bahasa Arab, fikih, dan dasar-dasar Islam adalah beberapa hal yang dipelajari oleh 50 murid di sini. Murid datang dari berbagai usia.
Ada yang paling kecil, 5 tahun, namun sudah hafal beberapa surat pendek. Hingga remaja belasan tahun yang duduk di sekolah menengah atas. Belajar Alquran memang tak mengenal umur. Bahkan kini, banyak orangtua yang mulai mengenalkan Alquran pada anak sejak masa kehamilan.
Foto: Sekolah muslim Nur Iskola di Budapest Hungaria (Irfan Padli/TRANS7) |
Kurikulum yang digunakan datang dari Arab Saudi. Kepala sekolahnya pun langsung dihadirkan dari Timur Tengah, dan mengajar tajwid Alquran.
Pendidikan agama memang sangat penting dilakukan sejak usia dini. Agar anakโanak memahami, bahwa dalam kehidupan yang dijalani ada Allah Subhanahu Wata'ala. Sang Maha Pencipta, yang memberikan kehidupan pada seluruh makhluk hidup di alam semesta ini.
Sekolah ini juga memberi ruang bagi anak-anak muslim di Budapest, agar saling bersosialisasi dengan sesama muslim. Sebab, pada hari Senin hingga Jumat, mereka akan bersekolah di sekolah negeri atau swasta yang heterogen.
Islam memang minoritas di Budapest, kurang dari 1 persen, dari total penduduk Hungaria. Namun hal ini menjadi tak berarti, jika melihat semangat dan kebahagiaan anak-anak muslim, di TPA Nur Iskola ini.
Saksikan kisah lengkap kehidupan muslim di Hungaria dalam prorgam "Jazirah Islam" di TRANS7 pada Jumat 26 Mei 2017, pukul 15.15 WIB. (mpr/nwk)












































Foto: Sekolah muslim Nur Iskola di Budapest Hungaria (Irfan Padli/TRANS7)