Jelang Ramadan, Polisi Kumpulkan Pengusaha Hiburan Malam dan Ormas

Jelang Ramadan, Polisi Kumpulkan Pengusaha Hiburan Malam dan Ormas

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 24 Mei 2017 18:43 WIB
Jelang Ramadan, Polisi Kumpulkan Pengusaha Hiburan Malam dan Ormas
Foto: Gedung Polda Metro Jaya. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Menjelang Ramadan, Polda Metro Jaya mengumpulkan pengusaha tempat hiburan malam dan juga ormas. Dalam pertemuan tersebut, ormas-ormas di Jakarta berjanji untuk tidak melakukan aksi sweeping.

"Pada kesempatan ini, Alhamdulillah berkat dukungan dan doa restu dari para kiai ulama, serta masyarakat semua, kita sudah mencapai kesepakatan tidak akan ada sweeping kalau ada masyarakat yang melihat tempat hiburan tidak sesuai waktunya," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (24/5/2017).

Sebaliknya, ormas-ormas berkomitmen untuk menginformasikan kepada aparat polisi apabila menemukan tempat hiburan malam yang masih buka di bulan puasa. Dalam hal penindakan terhadap tempat hiburan malam yang membandel akan dilakukan oleh pihak yang berwenang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Ormas) Akan memberitahukan kepada kita dan kita akan bersama-sama melakukan penutupan dengan instansi terkait," imbuhnya.

Tidak hanya terhadap tempat hiburan malam, tokoh-tokoh ormas juga berkomitmen untuk tidak melakukan sweeping terhadap warung atau tempat makan yang buka di siang hari.

"Apabila, saya imbau, ada teman-teman yang berusaha (berdagang). Ini kan di Jakarta ada pemeluk agama lain yang membutuhkan makan dan lain-lain," ujarnya.

Suntana mengimbau kepada pengusaha tempat makan untuk tidak mencolok ketika membuka warungnya pada siang hari. "Kami imbau teman-teman restoran untuk tidak atraktiflah, mungkin depannya ditutup biar enggak kelihatan, agak lebih tertutuplah. Nanti kalau begitu kita ingatkan supaya lebih tertutup lagi," paparnya.

Polisi juga mengimbau kelompok ormas untuk tidak melakukan aksi sweeping di kegiatan lain seperti pesta gay. Ormas diimbau mempercayakan penindakan tersebut ke aparat polisi.

"Apabila sudah terjadi itu sudah dilakukan kepolisian, khususnya mendekati bulan puasa. Kita akan optimalkan (penindakan) kejadian itu untuk memberikan suasana yang aman yang mendukung terselenggara bulan puasa," pungkasnya. (mei/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads