Peluang Nader Taher Jadi Gubernur Kepri Sirna

Peluang Nader Taher Jadi Gubernur Kepri Sirna

- detikNews
Jumat, 29 Apr 2005 14:14 WIB
Pekanbaru - Cita-cita Nader Taher untuk menjadi gubernur Kepulauan Riau (Kepri) pupus sudah. Sampai pendaftaran ditutup, Nader Taher tidak juga mendaftar. Rupanya, Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak menggubris permohonan izin Nader untuk bisa keluar dari Rutan Kejagung selama tiga hari. Jadinya, Nader tetap harus tetap berada di dalam Rutan. Nader merupakan pemilik PT Zamrud Siak Pusaka (ZSP) yang tersandung kredit macet Bank Mandiri. Dia telah dijadikan tersangka dan ditahan sejak 21 April lalu. Nasib Taher memang apes. Sebenarnya, sudah dua kali dia akan mencalonkan sebagai gubernur. Tapi, kedua kesempatan itu 'gatot' alias gagal total. Awalnya, dia juga sempat akan mencalonkan Gubernur Riau tahun 2003 silam. Tapi naas, kala itu dia tersandung kasus money loundering di Italia. Akibat kasus itu, dia pun gagal bertarung sebagai kandidat Gubernur Riau.Kini musibah yang sama menimpa dirinya kembali ketika berniat ingin meramaikan bursa kepala daerah di Kepri. Padahal, niatnya bukan main menggebu ingin jadi gubenur. Begitu ada kesempatan, dia pun tersandung kasus kredit macet Bank Mandiri.KPUD Batam telah menutup pengembalian formulir calon gubernur Kamis (28/4/2005) pukul 24.00 WIB. "Tadi malam secara resmi KPUD Batam telah menutup batas waktu pengembalian formulir calon gubernur. Dengan sendirinya tidak ada lagi peluang Nader untuk bisa maju sebagai kandidat," kata Surya Makmur Nasution, anggota KPUD Batam kepada detikcom, Jumat (29/04/2005).Surya menjelaskan, hingga batas waktu yang diberikan, pihaknya akan menjaring tiga pasangan calon gubernur. Mereka antara lain, Ismet Abdullah - mantan Ketua otorita Batam sekaligus mantan Plt Gubernur Kepri - berpasangan dengan M Sani mantan Bupati Karimun. Pasangan ini diusung dari partai Golkar.Pada Kamis (28/4/2005) pukul 22.15 WIB, PAN dan PDIP mengajukan calon mantan Walikota Batam, Nyak Kadir berpasangan dengan Suryo, Wakil Ketua DPRD Batam. Penyerahan formulir yang paling akhir pada pukul 23.15 WIB, yaitu pasangan Rijal Zein-Firman yang diusung partai gurem, PNBK, Patriot Pancasila dan Pelopor."Setelah menyerahkan formulir, dalam dua pekan ini kita akan melakukan verifikasi. Selanjutnya baru akan kita umumkan pasangan calon gubernur tersebut," kata Surya Makmur.Sesuai jadwal, pilkada Gubernur Kepri akan berlangsung pada 30 Juni 2005. Sedangkan masa kampanye bagi setiap pasangan diberikan waktu selama dua pekan. Persoalan yang paling mendasar akan dihadapi pihak KPUD Batam, adalah rawannya akan konflik massa pendukung masing-masing calon. "Karena ini isu politik lokal, kita juga mengantisipasi agar jangan terjadi bentrok saat kampanye dari massa masing-masing pendukungnya. Persoalan massa pendukung ini,menjadi perhatian kita," kata Makmur. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads