"Paling lambat tanggal 18 Juni sudah bisa digunakan atau paling cepat 8 Juni," ujar Direktur Teknik dan Operasional PT Trans Marga Jateng, Ali Zainal Abidin di Kantornya, Salatiga, Jateng, Rabu (24/5/2017).
Ali mengatakan, perkembangan tol ini sudah mencapai 98 persen. Masih ada kendala sekitar 1,5 km yang belum diselesaikan. Dia mengatakan, untuk musim mudik nanti, tol ini akan beroperasi 24 jam. Apakah tol ini akan dikenakan tarif saat mudik nanti, Ali belum bisa memberikan kepastian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Direktur Teknik dan Operasional PT Trans Marga Jateng, Ali Zainal Abidin (paling kanan, berkacamata) (Rivki/detikcom) |
"Tol ini sudah bisa digunakan saat mudik nanti sebagaimana fungsi tol. Jadi ini bukan tol fungsional. Masalah dikenakan tarif atau tidak saat mudik nanti masih belum ditentukan," ujar Ali.
Di tol ini pihaknya sudah menyiapkan 2 rest area di KM 22 dan 49. Rest area di KM 22 menyediakan fasilitas seperti kantong parkir, musala, restoran, SPBU, dan fasilitas lain selayaknya rest area. Sedangkan di KM 49 rest area masih bersifat darurat.
Foto: Tol Bawen-Salatiga siap beroperasi penuh melayani pemudik Lebaran 2017 (Rivki/detikcom) |
"Rest area yang disediakan baru dibangun yang ke arah Salatiga," ucapnya.
Tol Semarang Bawen- Salatiga merupakan bagian dari Tol Semarang-Solo yang memiliki panjang 72,6 km. Tol ini juga dapat mempersingkat waktu dari Semarang ke Salatiga. Jika Semarang (Bawen) Salatiga biasa ditempuh 50 menit sampai 1 jam maka dengan adanya tol ini bisa disingkat jadi 15 sampai 20 menit. (rvk/nwk)












































Foto: Direktur Teknik dan Operasional PT Trans Marga Jateng, Ali Zainal Abidin (paling kanan, berkacamata) (Rivki/detikcom)
Foto: Tol Bawen-Salatiga siap beroperasi penuh melayani pemudik Lebaran 2017 (Rivki/detikcom)