Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono menerangkan, gempa bumi yang terjadi pada pukul 16.10 WIB, Rabu (24/5/2017) terletek pada koordinat 2,78 LS dan 122,20 BT pada kedalaman 12 km.
"Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal yang dipicu aktivitas patahan matano segmen Geresa. Ini sesuai dengan hasil analisis mekanisme sumber yang menunjukkan sesar mendatar mengiri (sinistral)," kata Daryono melalui keterangan tertulisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Deskripsi gempa bumi dengan skala intensitas II SIG-BMKG menunjukkan guncangan dirasakan oleh orang banyak tetapi belum berpotensi menimbulkan kerusakan," terangnya.
Setelah gempa bumi pertama, terjadi gempa susulan pada pukul 16.10 WIB dengan kekuatan 4,3 SR. Masyarakat diimbau tetap tenang.
"Khusus masyarakat di daerah pesisir diimbau agar tidak terpancing isu karena gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami," ujar Daryono.
(fdn/idh)










































