NU Inggris: Teror Tak Ganggu Toleransi Beragama di Manchester

NU Inggris: Teror Tak Ganggu Toleransi Beragama di Manchester

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Rabu, 24 Mei 2017 11:01 WIB
NU Inggris: Teror Tak Ganggu Toleransi Beragama di Manchester
Warga di Manchester menyalakan lilin dekat lokasi ledakan. Foto: Dok. AFP/Ben Stansall
Jakarta - Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) United Kingdom (UK/Inggris) mengutuk serangan teroris yang membuat ledakan usai konser Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris. Menurut Ketua Tanfidziyah PCINU UK Ahmad Ataka, aksi teror tak bisa dikaitkan dengan agama.

"Terorisme tidak mengenal agama," ujar Ataka dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (24/5/2017).

PCINU UK mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang kehilangan anggotanya akibat teror pada Senin (22/5) waktu setempat itu. PCINU UK juga mengutuk keras aksi tak bertanggung jawab tersebut.

"Aksi teror tidak dapat diterima, apa pun motif dan siapa pun pelakunya," ungkap Ataka.

Selain itu Ataka mengapresiasi sikap toleran warga Manchester paskaledakan. Banyak warga yang memberikan bantuan kepada korban.

"Saya percaya teror ini tidak akan mengganggu toleransi antar umat bergama yang sudah terjalin di Manchester," tutur Ataka.

Baca juga: Cerita Mahasiswi RI di Manchester soal Toleransi Warga Pascaledakan

Sebanyak 22 orang tewas akibat serangan bom pada arena indoor terbesar di Eropa tersebut. Polisi telah menahan seorang pemuda berumur 23 tahun yang belum diungkap identitasnya karena diduga terkait aksi teror.

Ada pun Pelaku teror di konser Ariana Grande yang telah dinyatakan tewas diketahui bernama Salman Abedi (22). Abedi disebutkan merupakan pria kelahiran Inggris keturunan Libya. (bag/tor)


Berita Terkait