Imbauan ini terutama untuk pemudik yang menggunakan moda transportasi darat yang melalui ruas jalan arteri hingga tol.
"Kita prediksi puncaknya (hari-H Lebaran) adalah 25 Juni, itu hari Minggu. Berarti Jumat-Sabtu, berarti 23-24 Juni, ini adalah hari favorit yang akan digunakan oleh para pemudik," tutur Kepala Korps Polisi Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Royke Lumowa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengimbau mudiknya gantian agar tidak menggunakan hari itu bersamaan, hari Kamis-Jumat atau Sabtu. Kalau ini bisa dilakukan, manajemen bisa mengurangi kepadatan di Pantura," imbuhnya.
Kakorlantas sendiri dalam mudik Lebaran 2017 ini menjadi koordinator lapangan. Pihak Korlantas Polri bersama Kemenhub dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah meninjau jalan arteri dan jalan tol yang akan dilalui para pemudik.
"Misalnya di jalan tol itu siapa yang menyiapkan rambu, bagaimana jalan tol itu nyaman dilalui, bagaimana jalan arteri itu nyaman dilalui. Lubang-lubang sudah ditambal oleh teman-teman PUPR. Baik yang dari arah Purwokerto, jalur tengah, jalur selatan, itu sudah kami cek, ya. Sudah tidak ada lagi jalan berlubang yang begitu berarti, baik itu Pantura jalur tengah maupun jalur selatan," tandasnya. (nwk/fdn)











































