Soal Surat Kiai NU untuk PKB, Kiai Kampung: Itu Bentuk Intervensi

Soal Surat Kiai NU untuk PKB, Kiai Kampung: Itu Bentuk Intervensi

Rois Jajeli - detikNews
Selasa, 23 Mei 2017 20:17 WIB
Soal Surat Kiai NU untuk PKB, Kiai Kampung: Itu Bentuk Intervensi
Forum Kiai Kampung Jawa Timur menolak surat kiai NU ke PKB. (Rois Jajeli/detikcom)
Jakarta - Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT) angkat bicara terkait beredarnya surat dari 21 kiai Nahdlatul Ulama yang meminta PKB Jawa Timur kompak dalam menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018. Mereka menilai surat 21 kiai yang dikirimkan kepada Ketua PKB Jatim Abdul Halim Iskandar itu sebagai bentuk intervensi.

Surat tersebut juga dinilai mengotak-ngotakkan golongan di NU. "Kami menilai keputusan dari kiai-kiai itu (kiai sepuh NU) agak primordial dan seakan-akan mengotak-ngotakkan golongan NU," ujar Koordinator FK3JT KH Fahrurrozi kepada wartawan di sebuah rumah makan di Jalan Gubernur Suryo, Selasa (23/5/2017).

Dia menilai surat dari 21 kiai tersebut seolah menunjukkan bahwa di Jawa Timur hanya PKB saja yang memiliki suara atau mewakili NU. Padahal di Jawa Timur kader NU tersebar di sejumlah partai politik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Padahal kader NU tidak hanya dari PKB, tapi juga tersebar di partai politik lainnya, seperti di PPP, Gerindra, NasDem, Demokrat, PDIP, dan partai lainnya," ujarnya.

Pria yang bisa disapa Gus Fahrur ini mengatakan pernyataan dari para kiai NU itu bisa membuat elite partai politik selain PKB menjadi tersinggung.

"NU itu seharusnya tidak ke mana-mana, tapi ada di mana-mana," ujarnya.

Menurut dia, kiai sepuh lebih baik mengurusi masalah bangsa dan mengayomi umat, bukan membicarakan persoalan pemilihan kepala daerah.

"Saya katakan itu (surat dari 21 kiai ke PKB) sebagai bentuk intervensi. Kalau bicara soal pilkada, kurang pantaslah. Lebih baik intervensi soal syariat agama," katanya.

Ketika disinggung sikap dari kiai kampung terhadap siapakah calon gubernur dari tokoh NU yang layak di Pilgub Jatim 2018, Gus Fahrur mengatakan FK3JT akan mendukung Khofifah Indar Parawansa (sekarang Menteri Sosial) dan Saifullah Yusuf (Wakil Gubernur Jatim).

"Kiai kampung sudah merumuskan komposisi dukungannya. Untuk Khofifah 60 persen. Gus Ipul (komposisi dukungannya) 40 persen," jelasnya.

Sedangkan untuk bakal calon wakil gubernur, FK3JT akan mendukung nama-nama dari birokrat di lingkungan Pemprov Jatim, seperti Asisten II Sekda Provinsi Fattah Jasin, Kepala Dinas Perhubungan Wahid Wahyudi, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Heru Tjahjono.

Tapi ada juga nama bakal cawagub Jatim dari anggota DPR dapil Pasuruan-Probolinggo, yakni Hasan Aminuddin, yang juga mantan Bupati Probolinggo.

"Pak Hasan juga kader tulen NU. Pak Hasan pernah menjabat Bupati Probolinggo selama dua periode. Dan sekarang anggota DPR dari Partai NasDem," tandasnya. (roi/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads