"Dia terjatuh ke laut akibat terpeleset. Saat itu dia diduga tengah pusing," kata Komandan Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai Kelas III Lhokseumawe Letkol Mar Wisman Rusdiyanto dikonfirmasi detikcom, Selasa (23/5/2017).
Papargyris terjatuh pada Senin (22/5/2017) sekitar pukul 13.00 WIB. Dia terpeleset jatuh ke laut dan mengapung lebih dari 4 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"WNA itu berteriak meminta pertolongan dan akhirnya diselamatkan dan dievakuasi ke boat yang berukuran kecil oleh nelayan di mana kondisinya saat itu sangat lemas," sebut Wisman.
Kemudian pada pukul 20.30 WIB, dia dibawa ke RS Arun. Saat itu dia langsung mendapatkan pertolongan pertama. Setelah diperiksa, Papargyris masih dalam keadaan sadar.
Saat ini semua permasalahan Papargyris ditangani oleh pihak Imigrasi. Masalah penanganan Papargyris diambil alih oleh petugas Imigrasi dan aturan kecelakaan di laut adalah wewenang Syahbandar Ditjen Hubla sesuai dengan UU No 17 Tahun 2008.
"Masalah keimigrasian saat ini sudah dalam tahap pengurusan dengan perusahaan pelayaran di mana dia bekerja dan sudah dapat dihubungi dengan keluarganya termasuk sudah berkoordinasi dengan dokter perusahaan dia sendiri," ujar Wisman.
Wisman mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu mengevakuasi ABK tersebut sampai ke RS Arun. (fdn/fdn)











































