Korban Tewas Banjir Bandang Aceh Jadi 16 Orang
Jumat, 29 Apr 2005 11:16 WIB
Aceh Tenggara - Korban tewas banjir bandang yang menimpa tiga desa di Aceh Tenggara bertambah satu menjadi 16 orang. Sementara korban hilang menyusut tinggal empat orang.Korban yang semula dinyatakan hilang ini ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Kecamatan Simpang Kiri, Kabupaten Aceh Singgil, Kamis, (28/4/2005), kemarin.Lokasi ditemukannya jenazah ini berjarak sekitar 80 kilometer dari lokasi kejadian."Korban ditemukan kemarin. Kita dapat laporannya hari ini. Dengan demikian korban hilang yang kita cari tinggal empat orang lagi," kata Bupati Aceh Tenggara Armen Desky kepada detikcom di rumah dinasnya, kawasan Kuta Cane, ibukota Aceh Tenggara, Jumat, (29/4/2005).Sementara upaya normalisasi jalan hingga kini terus dilakukan. Tiga hari setelah peristiwa banjir tersebut baru satu titik yang sudah berhasil dinormalkan, yakni ruas jalan dari Lawe Ger Ger menuju Lawe Beringin. Normalisasi dilakukan dengan bantuan tiga unit alat berat yakni satu buldozer dan dua eskavator. "Kita harapkan hari ini satu titik lagi bisa kita bersihkan sehingga jalur transporatsi atau kendaraan umum bisa melalui jalan yang sempat tertimbun tanah, batu dan pohon ini," kata Armen.Banjir bandang yang menimpa Desa Lawe Mengkudu, La-La dan Lawe Ger-ger, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Selasa (26/4/2005) malam. Awalnya, tengah terjadi banjir di kawasan Gunung Lawe Beringin. Banjir ini kemudian mengalir deras melalui Sungai Mengkudu. Melalui sungai inilah ketiga desa tersebut diterjang oleh banjir bandang yang cukup hebat. Setelah menghantam tiga desa, air bah tersebut mengalir ke Sungai Alas, Aceh Tenggara.
(umi/)











































