JK Minta Dirinya Tak Dikaitkan dengan Vonis Ahok

JK Minta Dirinya Tak Dikaitkan dengan Vonis Ahok

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Selasa, 23 Mei 2017 17:34 WIB
JK Minta Dirinya Tak Dikaitkan dengan Vonis Ahok
Wapres Jusuf Kalla (Novia Anggi/Setwapres RI)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali menegaskan tidak pernah mengintervensi proses hukum atas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). JK meminta masyarakat cermat dan tidak mudah termakan isu yang belum dipastikan kebenarannya.

"Soal saya mengatakan itu 2 tahun penjara (soal Ahok), (disebut) karena sama-sama orang Bugis (dengan Ketua MA Hatta Ali). Lalu (apa) hubungannya Bugis sama Bugis?" kata JK kepada wartawan di kediaman dinasnya, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017).

JK mengatakan isu hoax yang beredar di media sosial sangat berbahaya. Sebab efeknya juga bisa sampai ke Presiden Joko Widodo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bilang, yang paling berbahaya itu ya Pak Jokowi karena Pak Jokowi Jawa dan banyak pejabat orang Jawa, nanti (semisal ada) keputusan Pak Oemar (Seswapres) soal apa, (disebut), wah ini gara-gara presidennya orang Jawa. Gimana coba?" kata JK.

JK meminta agar tidak dihubung-hubungkan keputusan hukum dengan suku dan apa pun. JK menegaskan siapa pun tidak bisa mengintervensi hukum. Dia meminta masyarakat membedakan antara berita hoax dan kebenaran.

"Jadi jangan dihubung-hubungkan suku dengan yang lain. Kita tidak bisa mengintervensi hakim, nggak bisa, kan? Apalagi lima orang (hakim) nggak bisa, kan? Antara hoax dan kebenaran sekarang beda-beda tipis akibat banyaknya media itu dan masyarakat harus teliti. Seperti itu, supaya jangan kebawa-bawa," tegasnya. (fiq/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads