Menlu Pakai Toyota Camry, Menteri Lain Belum
Jumat, 29 Apr 2005 10:46 WIB
Jakarta - Sebagian besar pejabat negara belum tampak menggunakan mobil dinas Toyota Camry 3.000 cc. Dari sejumlah menteri yang hadir ke Istana, baru Menlu Hassan Wirajuda yang sudah menggunakan mobil dinas Rp 350 juta. Memang, sampai saat ini, Jumat (29/4/2005), belum ada penjelasan resmi pemerintah tentang kapan 60 mobil Toyota Camry itu resmi digunakan sebagai mobil dinas pejabat negara. Tapi, rencana sebelumnya, mobil ini akan segera digunakan sebagai mobil dinas para pejabat negara setelah KAA (Konferensu Asia Afrika) usai. Bila memang belum diserahterimakan kepada para pejabat, mengapa ada menteri yang sudah memakai mobil dinas ini? Pertanyaan yang muncul, jangan-jangan sudah diserahkan kepada pejabat, tapi pejabat malah tidak mau memakainya dan lebih senang dengan mobil pribadinya yang lebih mahal?Pemantauan detikcom, Kamis (28/4/2005) kemarin, dari sejumlah menteri yang hadir ke Istana Negara, JL. Veteran, Jakarta Pusat untuk rapat kabinet, hanya Menlu Hassan Wirajuda yang sudah memakai mobil dinas Toyota Camry itu. Mobil Camry yang dipakai Menlu berwarna hitam dengan plat nomor B 39. Sejumlah menteri lain, masih tampak menggunakan mobil pribadinya. Misalnya, Menko Perekonomian Aburizal Bakrie masih mengggunakan mobil Toyota Alphard. Meneg PPN/Kepala Bappenas Sri Mulyani tetap menggunakan Nissan Serena. Menko Polhukkam Widodo AS menggunakan mobil Toyota Landcruiser dan Meneg PAN Taufiq Effendi menggunakan mobil Land Cruiser Vouge. Sebagian besar mobil-mobil pribadi para menteri ini memang harganya jauh lebih mahal dibanding Toyota Camry.
(asy/)











































