Ke Mana 60 Mobil Camry?
Jumat, 29 Apr 2005 10:31 WIB
Jakarta - Pemerintah telah membeli 60 unit sedan Toyota Camry untuk kendaraan dinas pejabat negara. Mobil-mobil itu digunakan terlebih dulu untuk delegasi Konferensi Asia Afrika (KAA). Tapi, setelah KAA selesai, ke mana mobil-mobil itu? Penampakan 60 mobil Toyota Camry itu masih belum jelas. Para pejabat negara juga belum tampak menggunakan mobil dinas itu. Sebagian masih menggunakan mobil pribadi yang lebih 'wah', sebagian lagi masih menggunakan mobil dinas lama. Untuk membeli 60 Toyota Camry 3.000 cc itu, pemerintah harus merogoh Rp 21 miliar. Per unitnya dihargai Rp 350 juta. Keterangan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Yusril Ihza Mahendra pada awal April lalu, 60 unit Toyota Camry ini akan digunakan untuk sebagai mobil dinas pejabat negara. Rinciannya, 35 unit mobil akan digunakan untuk menteri kabinet Indonesia Bersatu, satu unit digunakan pejabat setingkat menteri, dam dua unit untuk isteri Presiden dan Wapres. Selanjutnya, 18 unit akan digunakan oleh ketua dan wakil ketua lembaga-lembaga tinggi negara, seperti DPR, MPR, DPD, BPK, dan MA. Empat unit lainnya digunakan untuk cadangan. Mobil-mobil ini memang sudah ada sejak beberapa hari KAA digelar pada 22 April lalu. Mobil-mobil ini diparkir di dekat JCC, tempat KAA digelar. Untuk keperluan KAA, mobil-mobil ini diberi plat merah bertuliskan 'KAA'. Setelah lima hari KAA usai, ke mana mobil-mobil ini disimpan? Belum jelas. Informasi yang diperoleh detikcom, Jumat (29/4/2005), mobil-mobil ini sedang diservis di suatu tempat sebelum diserahkan kepada para pejabat negara. Informasi lain, Sesneg memang belum diberikan kepada para pejabat negara. Apalagi, KAA baru usai dan belum seminggu. Sesneg masih mempersiapkan administrasinya. "Yang jelas, nanti memang akan diberikan kepada pejabat negara. Tapi, kapan akan resmi diberikan, belum tahu," kata salah seorang staf Sekneg. Mobil Camry dipilih pemerintah digunakan sebagai mobil dinas pejabat negara, karena harganya jauh lebih murah dibanding mobil dinas lama Volvo S80. Dan nanti, bila mobil Camry sudah diserahterimakan kepada pejabat negara, mobil Volvo S80 akan dilelang dan dihapus dan aset negara.
(asy/)











































