Korupsi Alquran, KPK Sasar Indikasi Aliran Dana ke Pihak Lain

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Senin, 22 Mei 2017 19:41 WIB
Fahd A Rafiq (Foto: Hasan Alhabshy/detikcom)
Jakarta - Penyidik KPK menggali informasi terkait indikasi aliran dana korupsi proyek Alquran dan laboratorium MTs di Kementerian Agama (Kemenag) ke pihak lain. Informasi itu ditelisik dari Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq yang telah menjadi tersangka.

"Penyidik mulai melakukan pendalaman terhadap indikasi aliran dana pada pihak lain. Artinya KPK tentu akan terus melihat peluang-peluang potensi pengungkapan indikasi suap terkait sejumlah proyek di Kemenag," ungkap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (22/5/2017).

Sebelumnya KPK juga pernah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus ini antara lain mantan Wakil Menteri Agama 2011-2014 Nasaruddin Umar dan Wakil Ketua DPR periode 2004-2009 Priyo Budi Santoso. Namun Febri enggan membeberkan apakah pemeriksaan keduanya berkaitan dengan upaya KPK untuk menelusuri aliran uang itu.

Meski demikian, Febri tidak memungkiri apabila nantinya dalam pengembangan perkara ada indikasi tersangka baru dalam kasus tersebut.

"Saya belum bisa sebutkan nama. Siapa pihak yang mendapat aliran dana. Di pemeriksaan kami mendalami pada siapa saja pihak lain yang diduga menikmati aliran dana tersebut. Ini menjawab pertanyaan sebelumnya apakah berhenti di sini atau berkembang, kami dalami, pengembangan tidak menutup kemungkinan," kata Febri.

Selain itu, pada hari ini penyidik KPK juga mengonfirmasi Fahd terkait fotokopi identitas (KTP) lama miliknya. Menurut Febri, konfirmasi itu dilakukan untuk mencari tahu tentang indikasi aliran dana.

(nif/dhn)