Kepala Gerbang Tol Cikarang Utama Helfian, mengatakan, pada hari normal ada 34 gardu yang dioperasikan terdiri dari 21 gardu arah Jakarta dan 13 gardu arah Cikampek. Di musim mudik nanti akan ada penambahan menjadi 50 gardu.
Foto: Kepala Gerbang Tol Cikarang Utama Helfian (Rivki/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Helfian mengatakan, gardu tol otomatis (GTO) juga akan difungsikan jadi gardu tunai. Selain itu akan disiapkan petugas penjemput kartu di tiap line gardu.
Foto: Gerbang Tol Cikarang Utama, akan ditambah hingga 50 gardu plus 87 penjemput kartu saat mudik (Rivki/detikcom) |
"Kita juga tambah 87 petugas untuk jemput kartu supaya antrean tidak panjang," ucapnya.
Helfian memprediksi akan ada kenaikan volume kendaraan 53 persen di puncak hari mudik yang diprediksikan bakal jatuh pada 23 Juni 2017 nanti. Dia menduga akan ada 120 ribu kendaraan melintas di Cikarang Utama saat itu.
"Prediksi puncak mudik nanti 23 Juni dengan perkiraan 120 ribu kendaraan akan melintas. Untuk hari normal biasanya 58 ribu kendaraan jadi akan ada kenaikan 53 persen," ucapnya. (rvk/nwk)












































Foto: Kepala Gerbang Tol Cikarang Utama Helfian (Rivki/detikcom)
Foto: Gerbang Tol Cikarang Utama, akan ditambah hingga 50 gardu plus 87 penjemput kartu saat mudik (Rivki/detikcom)