DetikNews
Senin 22 Mei 2017, 11:18 WIB

Siapa Memecah Jokowi-JK?

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Siapa Memecah Jokowi-JK? Foto: Setpres/Cahyo
Jakarta - Sejumlah pihak memunculkan isu kurang harmonisnya hubungan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Isu panas itu dibantah kalangan Istana, lalu siapa yang sebenarnya memainkan isu keras itu?

Politikus PDIP yang juga dikenal dekat dengan Jokowi, Maruarar Sirait, menuturkan selama ini hubungan Jokowi dan JK sangat baik. Keduanya sudah kenal baik cukup lama. Karena itu upaya memecah belah keduanya, bagi Maruarar, pastinya akan sia-sia.

"Mereka berdua masih solid, upaya memecah Jokowi-JK sia-sia," ungkap Ara saat berbincang dengan detikcom, Kamis (18/5) lalu.

Maruarar memandang tak ada alasan bagi Jokowi-JK untuk tak solid. Keduanya dipilih secara konstitusional sebagai presiden dan wapres pada Pemilu tahun 2014 silam. Kompetisi yang sangat panas di Pilpres 2014 silam tentu membuat soliditas Jokowi-JK tak perlu diragukan lagi.

"Tapi tentu ada yang tak senang kalau mereka kompak, harmonis. Sebab, kalau mereka betul-betul kompak, politik stabil dan ekonomi maju," sambung Ara.

Tak sedikit yang mengaitkan perbedaan sikap Jokowi-JK di Pilkada DKI 2017 adalah sebuah bukti keduanya tak solid, dan memainkan itu jadi isu liar di tengah masyarakat. Namun bagi Maruarar, usaha untuk memecah keduanya bakal sia-sia.

"Upaya memecah Jokowi-JK sia-sia, tidak akan berhasil. Tentu ada upaya itu dan tak akan berhasil. Dasar mereka kuat, punya ideologi Pancasila. Jadi upaya pecah Jokowi-JK sia-sia," katanya.

Meski dijelaskan keduanya sangat kompak dan harmonis, namun isu pecahnya Jokowi-JK sudah menyebar luas. Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang juga salah satu ring satu Jokowi-JK turut menjelaskan bahwa hubungan dua pucuk pimpinan nasional itu baik-baik saja.

"Saya banyak ditanya, bagaimana hubungan Pak Jokowi dengan Pak JK? Baik baik saja, kok," ujar Luhut dalam sambutannya di acara Rapimnas Golkar. Acara tersebut berlangsung di Novotel, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (21/5/2017).

Luhut menuturkan Jokowi dan JK sangat kompak dan saling melengkapi. "Pak Jokowi sebagai orang Jawa, dia pinter, dia pinter ngomong. Dan dia firm terhadap keputusan dia," ungkapnya.

Sudah jelas diklarifikasi oleh orang terdekat Jokowi-JK bahwa kedua pimpinan nasional tersebut solid. Lalu siapa sebenarnya yang memecah keduanya?

Rupanya siapa tokoh yang sibuk memainkan isu panas itu masih misterius. Luhut sendiri hanya menyindir orang-orang yang nyinyir terhadap Presiden Jokowi selama ini.

"Kalau dibilang nggak Islam atau kurang Islam, saya kadang-kadang bingung juga. Kalau dia memang waktu salat, salat aja, nggak ditunjukin seperti paling taqwa. Orang bilang taqwa, di belakang dia maling juga. Paling parah lagi, dia taqwa bilang, barang jalan juga. Saya nggak bilang apa-apa loh," pungkasnya.
(van/erd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed