"Pascaoperasi, kondisi mata kiri mengalami peningkatan tekanan dari Sabtu (19) ke Minggu (23). Namun dipandang sebagai bagian dari efek pascaoperasi. Termasuk kotoran pada mata yang terus dibersihkan," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (22/5/2017).
Pemeriksaan harian terus dilakukan oleh tim dokter. Salah satunya juga tes kemampuan membaca huruf dan angka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kesehatan Novel, KPK fokus memantau perkembangan kasus penyerangan terhadap Novel. KPK berharap adanya perkembangan signifikan dalam penyelesaian kasus ini.
"Kita harap progres penanganan kasus ini memiliki perkembangan yang cukup baik ke depan. Apalagi hari ini sudah masuk hari ke-41 pasca-Novel diserang," imbuh Febri.
Novel diserang setelah menunaikan salat subuh di Masjid Al-Ihsan, Selasa (11/4), di dekat kediamannya, Jalan Deposito T Nomor 8, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Novel kemudian menjalani operasi mata pada Kamis (18/5) karena penglihatannya tak kunjung membaik.
Hingga kini polisi belum menetapkan tersangka penyerangan. Sejauh ini empat orang telah diperiksa, antara lain pria berinisial M, H, dan AL, serta Mico, yang merupakan keponakan Muhtar Ependy. (nif/dhn)










































