Dalam keterangan tertulis dari Pemkot Semarang, Minggu (21/5/2017), 100 drummer itu terdiri dari usia PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) hingga usia lanjut yang berasal dari seluruh Indonesia. Aksi mereka digelar sebagai salah satu rangkaian HUT ke-470 Kota Semarang.
Dalam perayaan hari jadinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggelar acara bertajuk 'Semarang Drummer Hebat 2017' tadi pagi di sepanjang Jalan Pemuda tepatnya di depan kantor Balai Kota Semarang bersamaan dengan agenda car free day. Acara ini dibuka tepat pukul 06.00 WIB oleh Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu dengan menabuh drum yang kemudian diikuti oleh 100 drummer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kegiatan pada pagi hari ini akan semakin menambah optimisme kita terhadap kemajuan Kota Semarang di tengah-tengah maraknya viral di media sosial yang membicarakan tentang Kota Semarang," ujar Hevearita.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan, kekompakan, serta kekuatan untuk terus menjadikan Semarang maju dan Indonesia semakin hebat.
Drum dipilih karena dinilai sebagai denyut nadi dalam bermusik. Tanpa drum maka sebuah lagu akan menjadi irama yang tidak beraturan. Artis dan penyanyi nasional pun ikut hadir dan meramaikan acara ini.
Deretan artis yang ikut meramaikan acara ini antara lain Gilang Ramadhan, Trie Utami, Pra Budidarma, Adi Darmawan, dan Dian HP. Gilang dan Shahnaz Haque juga turut membawa putra pertama mereka, Mieke Namira Haque Ramadhan.
Para artis yang ikut menyemarakkan acara ini menyuguhkan lagu Gambang Semarang, Gemilang, La Samba Primadona dan yang terakhir Rumah Kita. Gilang pun turut memberikan apresiasi atas event yang baru pertama digelar di Kota Semarang ini.
"Apresiasi dan acungan dua jempol untuk Kota Semarang. Acara ini menunjukkan betapa besarnya kota ini menyimpan potensi drummer yang luar biasa dan hebat," ungkap Gilang usai acara.
Asdani, salah satu peserta, antusias mengikuti acara unik ini. Sejak pendaftaran, audisi, hingga hari H, dia selalu membayangkan keseruan acara.
Hal itu pun benar-benar terbukti, usai dirinya nge-drum bareng bersama musisi-musisi lainnya. Asdani berharap, acara serupa bisa kembali digelar di Kota Semarang.
"Saya baru pertama kali gabung di acara yang unik, kreatif, menarik. Tentunya kalau anak zaman sekarang bilang insta worthy atau instagrammable seperti ini," ungkap Asdani.
(nwy/ams)











































