Begini Penampakan Pabrik Tahu di Mampang Yang Habis Terbakar

Begini Penampakan Pabrik Tahu di Mampang Yang Habis Terbakar

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 21 Mei 2017 19:59 WIB
Begini Penampakan Pabrik Tahu di Mampang Yang Habis Terbakar
Foto: Dwi Andayani/ detikcom
Jakarta -

Api yang membakar pabrik tahu di Mampang, Jakarta Selatan telah padam. Sebagian besar pabrik tahu di permukiman padat itu tampak hangus.

Dari foto-foto yang diperoleh detikcom, Minggu (21/5/2017) terlihat bangunan sudah hangus dan habis terbakar. Beberapa kayu dan atap menjuntai ke bawah, tampak pula beberapa orang masih membereskan sisa kebakaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ruangan yang hangus di pabrik tahu, Mampang, Jakarta SelatanRuangan yang hangus di pabrik tahu, Mampang, Jakarta Selatan Foto: Dwi Andayani/ detikcom


Kebakaran itu berlokasi di belakang Kantor Kecamatan Mampang Prapatan, RT 008/010, Jakarta Selatan. Terpasang garis batas polisi disekitar lokasi kebakaran.

Warga di sekitar kejadian mengatakan, selain pabrik tahu ada beberapa bangunan lain yang terbakar. Api menyala sejak pukul 15.00 WIB dan padam sekitar pukul
16.00 WIB.

Police line terpasang di lokasi kebakaran pabrik tahuGaris batas polisi terpasang di lokasi kebakaran pabrik tahu Foto: Dwi Andayani/ detikcom


"Iya, campur ini berderetan, cuma ya sama ngontrak juga. Selain pabrik tahu, ada kandang sapi dan lapak barang bekas yang terbakar," ujar Sholeh (52) salah satu warga di sekitar lokasi.

Dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Ketika kebakaran terjadi Sholeh mengatakan pabrik tahu sedang beroperasi.

"Enggak ada korban jiwa. Iya (pabrik tahu sedang beroperasi)," kata Sholeh.

Salah satu bangunan yang terbakar di Mampang, Jakarta SelatanSalah satu bangunan yang terbakar di Mampang, Jakarta Selatan Foto: Dwi Andayani/ detikcom


Sapi-sapi yang berada di dalam kandang juga tidak ada yang mati. Selain itu menurut Ian (35) warga sekitar juga mengatakan mulanya ada warga yang melihat api dari atas dan langsung turun ke bawah, hal ini karena sekitar ini bangunan saling berdempetan.

"Ada orang di atas mau mengambil uang, enggak taunya api sudah besar katanya, terus langsung lari ke bawah, mau disiram susah karena triplek semua. Di sini mah, kalau kebakaran ya abis semua soalnya berdempetan semua," tutur Ian. (lkw/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads