Budi menjelaskan ada penambahan jalan tol sepanjang 110 kilometer dari Pemalang hingga Weleri. Menurut Budi, dengan begitu kendaraan nantinya tidak akan menumpuk di Brexit.
"Dari pengamatan saya, ini ada improvement yang signifikan. Konstruksi jalan tol bertambah kurang lebih 110 kilometer, yang tadinya keluar Brexit ini bisa keluar ke Waleri. Itu saya ucapkan terima kasih kepada tim dari PU (Kementerian Pekerjaan Umum) yang membuat perkembangan yang sangat signifikan," ujarnya saat ditemui di depan Gerbang Tol Brebes Exit, Minggu (21/5/2017).
Foto: Akhmad Mustaqim/ detikcom |
Selain Brexit, Budi juga sempat meninjau pembangunan salah satu flyofer di Dermoleng. Flyover ini nantinya bisa menghubungkan lintasan sebidang atau jalan raya yang terpotong dengan perlintasan kereta api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada di Klenengan, Kretek, Dermoleng, satu lagi Kosambi," kata Budi.
Menurutnya dengan adanya empat flyover tersebut dapat mengurangi kemacetan di sejumlah titik, terutama yang jalan rayanya terpotong dengan perlintasan kereta api.
Foto: Akhmad Mustaqim/ detikcom |
"Yang selama ini menjadi masalah jalan tol atau Pantura ini apabila lewat jalur Selatan Prupuk dan Purwokerto itu ada empat lintasan sebidang, seperti kita lihat tadi itu (Flyover) akan efektif tanggal 10 Juni atau 15 hari sebelum lebaran," ujarnya.
Budi menegaskan, dengan adanya dua hal ini, masyarakat yang akan melaksanakan mudik nanti bisa melakukan perjalanan dengan lancar.
"Dengan selesainya dua ini, insya Allah akan memberikan level of service yang lebih bagus," ujarnya.
(jor/bag)












































Foto: Akhmad Mustaqim/ detikcom
Foto: Akhmad Mustaqim/ detikcom