"Setelah ada kebakaran, KNKT membentuk tim. Sabtu (20/5) kemarin Kepala KNKT sudah turun ke Tanjung Perak. Saat ini yang bisa kita lakukan mencari informasi dari penumpang," kata Bambang Safari Alwi saat jumpa pers di Kantor Basarnas, Jl Angkasa Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (21/5/2017).
Bambang mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebab kapal tersebut terbakar. Pihaknya juga akan memeriksa kondisi fisik kapal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan, pihaknya membutuhkan waktu 90 hari untuk melakukan investigasi tersebut. Apalagi, pihaknya juga butuh koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk menyelidiki penyebab tersebut.
"Investigasi paling cepat 90 hari atau 3 bulan untuk menentukan hasilnya. Sekarang kami periksa baru sebatasa penumpang, kapten kapal belum diperiksa karena butuh koordinasi dengan KSOP dulu," tutup dia. (fai/jor)











































