Direktur Pembinaan Keselamatan Transportasi Jalan, Eddi, mengatakan penilaian kontes ini meliputi dua tahap. Tahap pertama, teknis kendaraan, dan tahap kedua kreatifitas dan kekompakan peserta.
"Pelaksanaan pekan keselamatan jalan akan diawali kontes om telolet om," kata Eddy saat membuka acara Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2017 di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Minggu (21/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menhub buka kontes om telolet om / Foto: Faiq Hidayat/detikcom |
Pemasangan tersebut, bukti bahwa bus yang ikut kontes ini lengkap dengan surat-surat pengemudi dan bus.
Menhub pasang stiker di bus / Foto: Faiq Hidayat/detikcom |
Menhub Budi mengatakan, bus harus memberi contoh angkutan publik yang mengutamakan keselamatan. Budi berharap bus berjalan sangat pelan agar keselamatan terjaga.
"Hari ini saya gembira yang diwakili masyarakat. Ada anak kecil remaja untuk melihat kompetisi dan apresiasi mereka yang berkarya. Bus harus memberi contoh keselamatan nomer satu, kecepatan di kurangi, bukan lambat. Lambat dievaluasi, bus itu harus dikendarai supir yang benar, rem benar dan ban benar," tutup dia. (fai/imk)












































Menhub buka kontes om telolet om / Foto: Faiq Hidayat/detikcom
Menhub pasang stiker di bus / Foto: Faiq Hidayat/detikcom