Bom Kedua Meledak di Poso, Lagi-lagi di Kantor LSM
Kamis, 28 Apr 2005 23:33 WIB
Palu -
Diduga bermotif menakuti-nakuti kegiatan LSM, bom kembali meledak di Poso. Lagi-lagi lokasi ledakan berada di depan kantor LSM yang getol menyoroti dugaan korupsi dana bantuan pengungsi Poso.Bom kedua meledak sekitar pukul 21.40 WITA, Kamis (28/4/2005) di depan Kantor Lembaga Penguatan Masyarakat Sipil (LPMS) Jalan Monginsidi Kelurahan Lawanga, Poso Kota.Bom kedua ini meledak selang 2 jam setelah bom pertama meledak di depan Kantor Pusat Resolusi Konflik dan Perdamaian (PRKP) Poso Jalan Katamso, Kelurahan Sintuwu, Poso Kota.Serupa dengan bom pertama, bom kedua juga diletakkan di selokan depan kantor. "Bom tergolong low explosive dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun materil," kata Komandan Kodim 1307 Poso Letkol IGK Ray Gunawan kepada detikcom.Aparat kepolisian sudah memasang police line di lokasi kejadian. Polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai motif maupun pelaku.Sejumlah aktivis dan masyarakat berkerumun di Kantor LPMS. Meski demikian situasi di Poso relatif tidak mencekam. Kemungkinan karena warga sudah terlanjur terbiasa dengan ledakan-ledakan serupa.LPMS tercatat pernah membawa sekitar 500 orang Poso untuk berunjuk rasa di Palu mengenai dugaan korupsi dana bantuan pengungsi Poso. Bagi LPMS, bom malam ini merupakan teror kedua. Pekan lalu Direktur LPMS Iskandar Lamuka didatangai 4 orang bersenjata yang menanyakan kegiatan LSM tersebut.Sumber intelijen kepolisian Kamis malam ini menyebutkan, sebuah mobil Kijang Innova warna biru dengan plat nomor DN 459 AA bergerak dari Poso ke Palu dengan membawa senjata api untuk mencari sejumlah aktivis di Poso dan Palu yang getol menyuarakan dugaan korupsi tersebut.Direktur PRKP Poso Darwis Waru meyakini kedua bom tersebut merupakan teror untuk kalangan aktivis di Poso yang mempersoalkan dugaan korupsi tersebut.
(sss/)










































