Atas penutupan jalur tersebut, seluruh jenis kendaraan dilarang melintas dan pengalihan arus kendaraan dialihkan langsung ke Merak. Jembatan selebar 6 meter dan sepanjang 35 meter itu mulai diperbaiki untuk kebutuhan kesiapan arus mudik 2017.
"Jalan ditutup selama 21 hari sampai open traffic, kalau untuk kontrak perbaikan jembatan selama 180 hari kalender. Penutupan itu untuk memaksimalkan perbaikan jembatan," kata Pengawas Lapangan Pejabat Pembuat Komitmen 2 Pelaksana Jalan Nasional wilayah I Banten, Kementrian PUPR, Agus Tatang kepada wartawan, Sabtu (20/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbaikan jembatan yang membuat jalan ditutup. Foto: Muhammad Iqbal/detikcom |
Truk besar yang biasa hilir mudik melewati jalan nasional itu tak dapat melintas selama 21 hari. Perbaikan jembatan itu dilakukan lantaran kondisi jembatan yang mengkhawatirkan. Selain itu, umur jembatan juga sudah waktunya untuk diperbaiki.
"Badan jembatan akan diperbaiki total, cuma tidak untuk rangka jembatannya. Saat ini kerusakan sudah cukup parah, jalan yang berlubang hanya ditutup dengan plat besi," ujarnya.
"Kita sudah koordinasi dengan pihak kepolisian, Dishub, dan seluruh perusahaan yang ada di Bojonegara, karena kan memang di sini wilayah industri," lanjutnya.
Dia melanjutkan, truk yang biasa keluar pintu tol Cilegon Barat, dialihakn untuk keluar pintu tol Merak kemudian diarahkan langsung ke Bojonegara. Meski begitu, jalur alternatif juga dipersiapkan hanya untuk kendaraan pribadi dan sepeda motor. (tor/tor)












































Perbaikan jembatan yang membuat jalan ditutup. Foto: Muhammad Iqbal/detikcom