ADVERTISEMENT

Tim Sinkronisasi Anies-Sandi Bertemu Sekda DKI di Balai Kota

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Sabtu, 20 Mei 2017 13:44 WIB
Sudirman Said memimpin tim sinkronisasi menemui Sekda DKI. (Noval/detikcom).
Jakarta - Tim sinkronisasi pasangan gubernur dan wagub terpilih DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno siang ini bertemu dengan Sekretaris Daerah DKI Saefullah dan tim anggaran pemerintah daerah (TPAD). Pertemuan berlangsung tertutup.

Pantauan di Gedung G Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2017), tim sinkronisasi tiba pukul 13.10 WIB. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Tim Sinkronisasi Anies-Sandi, Sudirman Said, dan beberapa anggota tim sinkronisasi.

[Gambas:Video 20detik]

"Jadi kami mendapat undangan dari Pak Sekda untuk mulai membahas RKPD 2018. Dan memang saya kira Pak Sekda menjalankan amanah dari Permendagri Nomor 32 Tahun 2017, bahwa ke depan, karena memang gubernur sudah terpilih, ya anggaran 2018 ke depan memang menjadi tanggung jawab untuk ikut serta. Memberi kontribusi," kata Sudirman kepada awak media.

Hingga saat ini pertemuan masih berlangsung. "Selesai itu saya jelasin, kita dengerin dulu Pak Sekda bagaimana," tambah Sudirman.

Rencananya, semua anggota tim sinkronisasi akan hadir dalam pertemuan tersebut. "Undangan dari Pak Sekda, ada Pak Sudirman juga, semuanya on the way," kata anggota tim sinkronisasi Anies-Sandi, Edriana Noerdin.

Sebelumnya, Sekda DKI Saefullah menyebut tim sinkronisasi Anies-Sandi telah mengirim surat kepada Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat. Surat tersebut berisikan permohonan agar Djarot meluangkan waktu untuk melakukan audiensi dengan mereka.

"Suratnya sudah disampaikan kemarin kayaknya (kepada Djarot), disampaikan dari Pak Anies sama Pak Sandi tanda tangan. (Isinya) minta audiensi, mohon kesediaan waktu Pak Plt (Djarot)," kata Saefullah di Balai Kota DKI, Kamis (18/5).

Namun Saefullah belum tahu kapan tim sinkronisasi dan Djarot akan bertemu. Alasannya, semua keputusan ada di Djarot.

"Mengenai waktunya, terserah Pak Plt," ujarnya. (nvl/elz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT