DetikNews
Jumat 19 Mei 2017, 20:35 WIB

Polisi: KPK Siap Sharing Informasi Terkait Teror Novel

Mei Amelia R - detikNews
Polisi: KPK Siap Sharing Informasi Terkait Teror Novel Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (Cici/detikcom)
Jakarta - Polda Metro Jaya terus berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan kasus teror Novel Baswedan. KPK siap memberikan informasi tentang kasus yang diselidiki Novel.

"KPK siap membantu data kalau dibutuhkan kepolisian, contoh Novel menyidik kasus a, b, c, d, dikasih tahu perkaranya apa, tetapi tidak sampai materinya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Jumat (19/5/2017).

Sebagai penyidik senior di KPK, Novel memang mengusut banyak perkara korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat. Polisi menilai tugas Novel sebagai penyidik di KPK memiliki potensi adanya pihak-pihak berperkara yang berkaitan dengan motif teror tersebut.

"Novel kan banyak menangani perkara korupsi, tentunya ada motif-motif sakit hati dari orang-orang yang berperkara yang berpotensi berkaitan dengan penyiraman air keras," lanjutnya.

Untuk itu, sore tadi penyidik Polda Metro Jaya bersama Kombes Argo menyambangi KPK. Dalam pertemuan tertutup tersebut, Polda Metro Jaya menyampaikan progres penyelidikan berkaitan dengan kasus teror Novel kepada pihak KPK.

"Kita terbuka, memberikan informasi kepada KPK berkaitan kasus Novel ini, apa yang sudah kita lakukan kita sampaikan. Termasuk menyampaikan update progres penyelidikan kasus tersebut," tutur Argo.

Argo menyampaikan pihaknya akan terus menjalin komunikasi dengan KPK mengenai perkembangan penyelidikan kasus teror tersebut.

"KPK mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh kepolisian. Dua minggu sekali secara formal, kami akan menyampaikan ke KPK terkait progres kasus teror ini," ucapnya.

Ditegaskan Argo, penyidik kepolisian juga berkomitmen mengungkap kasus tersebut. Polisi masih bekerja keras untuk mengungkap kasus tersebut.

"Kami tidak berhenti, anggota kepolisian terus menyelidiki kasus ini sampai terungkap pelakunya," tuturnya.

Dikatakan Argo, penyelidikan membutuhkan waktu. "Penyelidikan ini butuh waktu, polisi terus bekerja untuk mengusut tuntas perkara ini," ujarnya.
(mei/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed