KSAD: Pasukan TNI di Aceh Belum akan Ditambah
Kamis, 28 Apr 2005 18:41 WIB
Banda Aceh - Meski masih terjadi kontak senjata dengan GAM, namun pasukan TNI di Aceh belum akan ditambah. Malah, pasukan TNI di Aceh akan dikurangi. Hal ini disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letjen Djoko Susanto pada wartawan usai melantik Pangdam Iskandar Muda, Mayjen Supiadin AS di lapangan Kodam Iskandar Muda, Neusu, Banda Aceh, Kamis (28/4/2005).Kapan pengurangan personel di TNI di Aceh dilakukan, KSAD akan melihat perkembangan situasi. "Kalau situasi mulai bagus, akan segera kita kurangi," ujarnya. Target TNI, kata dia, mengamankan Aceh pasca tsunami ini agar pembangunan lancar di masa rehabilitasi dan rekontsruksi. "Karena kalau tidak aman, pembangunan akan terganggu," lanjutnya. Djoko juga mengimbau masyarakat Aceh yang masih bergabung dengan GAM untuk segera kembali ke pangkuan NKRI. Ketika ditanya soal kemungkinan penurunan status darurat sipil di Aceh, Djoko menegaskan, hak tersebut sepenuhnya merupakan wewenang pemerintah. "Sedangkan TNI hanya menjalankan instruksi," demikian Djoko.
(asy/)











































