"Merefleksi kembali kondisi kita saat ini merupakan salah satu misi jika ingin memperbaiki diri menuju perubahan positif. Misalnya, jika saat ini kita terlalu sibuk dengan ke-lebay-an dan terus mengeluh, baik di status media sosial dan lain sebagainya, sudah saatnya kita move on untuk optimis menghadapi masa depan," kata Sirathallah kepada detikcom, Jumat (19/5/2017).
Sirathallah juga mengajak millennials tidak menyebarkan berita hoax. Dia mengajak millennials untuk move on dan memperbaiki diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sirathallah mengatakan bangsa Indonesia dianugerahi kekayaan alam yang berlimpah. Dia mengajak semua pihak bangkit dan saling gotong royong.
"Kita dilahirkan di tanah yang hebat, tanah Khatulistiwa, tanah subur Indonesia Raya. Ayo tunjukkan bahwa kita bisa saling merangkul bangkit bersama, menunjukkan gotong royong kita masih ada, toleransi masih melekat, dan bisa bekerja sama," ujar dia.
"Ayo bangkit bahwa kita adalah orang-orang hebat untuk merdeka dari kebodohan, dari ketidakadilan dan dari kemiskinan, dengan kerja keras," tutur Sirathallah.
Sementara itu, Hari Pramono punya mimpi bangsa Indonesia menjadi bangsa yang disegani dan kuat perekonomiannya. Dia berharap teknologi makin maju dan industri startup lokal tumbuh pesat.
"Dalam hal teknologi dapat berkembang pesat, melalui lokal-lokal startup IT yang hebat yang dapat membantu menjadi solusi untuk seluruh masalah negara yang dihadapi. Pemerintah pun dapat merangkul lokal-lokal startup tersebut, sehingga dapat menciptakan inovasi teknologi informasi yang dapat diakui dunia," ujar Hari. (ams/try)










































