DetikNews
Jumat 19 Mei 2017, 18:05 WIB

Polisi Tangkap Sindikat Curanmor Asal Lampung di Tanjung Priok

Jabbar Ramdhani - detikNews
Polisi Tangkap Sindikat Curanmor Asal Lampung di Tanjung Priok Rilis penangkapan pelaku curanmor di Polsek Tanjung Priok/Foto: Jabar Ramdhani-detikcom
Jakarta - Polisi menangkap lima orang yang merupakan sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kelima orang ini terbagi dalam dua kelompok.

Kelompok pertama yaitu kelompok Lampung yang dalam aksinya membawa senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) yang tak segan melukai korbannya ketika aksinya diketahui atau mendapatkan perlawanan. Dua orang itu berinisial IFS (23) dan HSN (22) dan ditangkap pada Rabu (10/5) lalu.

"Pelaku dalam aksinya pakai senpi dan tidak segan lukai korban bila mereka melakukan perlawanan. Korban yang kemarin juga dilukai dengan sajam dan mereka siapkan senpi juga," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono di Polsek Tanjung Priok, Jl. Gorontalo, Jakarta Utara, Jumat (19/5/2017).

Saat ditangkap polisi IFS dan HSN melawan. Polisi pun terpaksa menembak kedua kaki pelaku.

"Tersangka kita berikan tindakan tegas karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Aksi mereka diketahui warga saat mencuri motor yang sedang diparkir di pinggir jalan," ujarnya.

Para tersangka dan barang bukti yang diamankan polisiPara tersangka dan barang bukti yang diamankan polisi Foto: Jabar Ramdhani-detikcom


Saat hendak ditangkap keduanya telah berhasil merusak kontak motor menggunakan kunci letter T di Jalan Sespaskes, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakut. Hanya saja motor itu tak kunjung menyala hingga akhirnya aksi mereka diketahui warga.

Sebelumnya, polisi juga telah menangkap pelaku curanmor bernama AH (20) di kawasan Koja, Jakut. Polisi saat ini mendalami apakah mereka merupakan sindikat yang sama.

"Pelaku ini residivis dan berasal dari Lampung Timur. Keterkaitan mereka dengan pelaku di Koja masih dalam pengembangan kita. Pada saat itu kejadian hampir bersamaan. Koja lebih dahulu kemudian baru Tanjung Priok," ucap Dwiyono.

Motor hasil curian yang diambil para pelaku dijual dalam bentuk satuan. Mereka mengaku lebih sering mengambil motor jenis skuter matic karena mudah dinyalakan. Polisi masih berusaha menangkap pelaku lainnya.

"Setiap habis beraksi, motor dijual ke J. Dijual dalam satuan unit senilai Rp 2 juta. Kalau yang jelek Rp 1,5 juta. Sedangkan senpi didapatkan dari teman mereka berinisial S yang tinggal di Tangerang. Namun, mereka sama-sama berasal dari Lampung," papar Dwiyono.

Terhadap kedua pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Selain itu mereka juga dikenakan pasal 1 ayat 1 UU Darurat 12/1951 tentang kepemilikan senpi.

Sementara itu, Polsek Tanjung Priok juga berhasil menangkap tiga pelaku curanmor yang berasal dari daerah Papanggo, Tanjung Priok. Ketiganya berinisial AA (19), PJ (17) dan EP (42).

Ketiganya ditangkap setelah mencuri motor di Jl. Agung Tengah blok HA 8 No.2, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakut. Mereka disangkakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

barang bukti sepeda motor yang diamankan polisibarang bukti sepeda motor yang diamankan polisi Foto: Jabar Ramdhani-detikcom


Dari kedua kasus ini, barang bukti yang dikumpulkan di antaranya yaitu 8 unit sepeda motor, 4 butir peluru, satu senpi rakitan, 5 buah mata kunci letter T, 2 buah magnet, 2 ponsel dan 2 dompet warna cokelat.

Dwiyono mengimbau kepada warga untuk lebih berhati-hati dalam memarkirkan motor dan juga memasang kunci tambahan. Sebab, dari interogasi yang dilakukan kepada pelaku, mereka mengaku mengincar motor yang mudah diambil.

"Hasil interogasi yang kami lakukan, mereka mengambil motor yang parkir sembarangan dan tanpa kunci tambahan. Pelaku ini hanya butuh 5 sampai 10 detik untuk mencuri," tuturnya.

Dia menambahkan, polisi akan meningkatkan kegiatan patroli di tempat rawan. Selain itu polisi juga akan melakukan operasi gabungan dengan seluruh jajaran polsek.
(jbr/ams)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed